by

6 Fakta Unik Seputar Klitoris

-Lifestyle-201 views


Klitoris adalah bagian yang sangat penting untuk merangsang wanita. Klitoris juga salah satu bagian tubuh wanita yang sangat sensitif. Namun ada banyak hal menarik lain tentang klitoris yang sebaiknya Anda ketahui. Simak fakta mengenai klitoris selengkapnya seperti yang dilansir dari Mereka berikut ini:

Ukuran klitoris
Selama ini yang terlihat klitoris merupakan organ yang berukuran kecil. Namun sebenarnya ukuran yang sesungguhnya dari bagian intim ini sama besarnya dengan kemaluan pria. ‘Akar’ dari klitoris ini tidak terlihat sehingga membuatnya tampak kecil.

Tidak pernah tua
Kelebihan dari klitoris adalah organ ini bisa menjaga performa seksual wanita. Berapapun usia Anda, entah itu 15 atau 95 tahun, klitoris tidak akan pernah ‘menua.’ Bagian intim ini tetap bisa dimainkan untuk merangsang kepuasan para wanita.

Saraf pada klitoris
Klitoris memang terkenal sensitif. Itu karena bagian intim tersebut memiliki saraf yang lebih banyak daripada kemaluan pria. Ada sekitar 8.000 saraf pada klitoris. Jumlah itu melebihi saraf di jari, bibir, atau lidah dan dua kali lebih banyak daripada kemaluan pria.

Klitoris di dalam vulva
Seperti yang sudah disebutkan, klitoris dianggap sebagai organ intim yang letaknya di luar. Namun bagian ini memanjang di dalam vagina dan vulva. Jaringan ereksi klitoris menyebar lebih banyak di dalam organ intim wanita. Hal tersebut menyebabkan wanita bisa mencapai orgasme berkali-kali dengan skala kepuasan yang hampir sama.

Foreplay terbaik
Foreplay sebelum bercinta baik dilakukan untuk orgasme yang memuaskan. Tetapi nyatanyaforeplay terbaik adalah jalan kaki. Sebab dengan berjalan, klitoris akan lebih sehat dan ‘membengkak’ sebanyak 168%!

Enam jaringan sensitif
Orgasme wanita pun dipicu dari enam jaringan sensitif yang berbeda. Saraf pada klitoris, vagina, vulva, jaringan urine, anus, dan rahim bekerja bersamaan untuk mencapai orgasme. Beberapa wanita memiliki saraf sensitif yang paling aktif dalam posisi berbeda. Keaktifan ini juga berubah karena kehamilan, alergi, sampai menopause.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed