by

Bulan Puasa, 5 Pasangan Mesum Dijaring FPI

-Lifestyle-98 views

Gelora Sriwijaya Lebih dari 300 anggota Front Pembela Islam (FPI) melakukan sweeping kesejumlah titik yang disinyalir jadi tempat maksiat dan peredaran miras di Kota Bandung, Sabtu (28/7/2012) malam. Dalam aksi itu, FPI menjaring beberapa pasangan mesum.

“Total kami menemukan lima pasangan mesum di Hotel Arimbi dan hotel di Jalan Bungsu,” ujar Ketua Dewan Syuro dan Keamanan Ketertiban FPI Bandung Raya, Soirin Ahmad Abdullah.

Keenam pasangan mesum itu kemudian didata dan digiring polisi. “Selanjutnya kepolisian yang berwenang menindaklanjutinya. Kita hanya membantu polisi memberantas segala bentuk kemaksiatan yang ada,” jelasnya.

Menurut Soirin, penindakan jelas merupakan tugas pemerintah dan polisi. Ia mengaku FPI tetap menghargai segala proses hukum yang berlaku. “Kita ikuti prosedur hukum yang ada,” tegasnya.

Di sejumlah titik, FPI juga menyuruh sejumlah perempuan berpenampilan seksi untuk pulang. Rata-rata mereka nongkrong di sisi jalan atau di warung. Seperti di Jalan Jamika misalnya, dua perempuan yang sedang duduk di sebuah kios, diminta pulang.

“Punten ya kang,” ucap salah seorang di antara mereka. Sambil berjalan pulang, dua perempuan itu diteriaki massa. “Huuuuuuu,” teriak massa serempak.

Sementara untuk miras, FPI menyita puluhan botol miras di kawasan Jalan Sudirman dan langsung menyerahkannya ke polisi untuk diamankan. FPI bahkan sempat bersitegang dengan dua pria mabuk di salah satu hotel. Beruntung hal itu tidak berbuntut panjang, dan dua pria langsung digiring polisi.

Pantauan detikbandung, para pedagang di sejumlah titik kaget dengan kedatangan massa yang bergerombol. Mereka tak bisa menolak kedatangan massa yang langsung memeriksa barang yang mereka jual.

Meski tempat jualannya diperiksa, mayoritas pedagang pasrah. “Mangga (silahkan – red) diperiksa,” ucap salah seorang pedagang di kawasan Kebon Kawung.

Massa terus bergerak ke sejumlah titik hingga berakhir di Jalan Pasir Koja. Aksi sweeping lokasi yang disinyalir tempat maksiat dan penjualan miras itu dimulai sekitar pukul 22.00 WIB, Sabtu malam, dan berakhir pukul 00.30 WIB, Minggu (29/7/2012).


Terima kasih telah membaca 
sumber : detikbandung

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 comments

News Feed