Ada dua Laut di Palestina.Yang satu segar dan banyak ikannya.Tepinya kaya dengan kehijauan.Pohon-pohon menjulurkan cabang-cabangnya di atasnya dan akarnya mengandung begitu banyak zat hara yang berguna bagi makhluk hidup di sekitarnya.

Sungai Yordan menjadikan laut ini dengan pegunungan yang berkilauan.Begitu indahnya seolah-olah cahayanya tertawa jika tertimpa sinar matahari.Banyak pula orang yang membangun rumah di sekitar sungai ini,burung pun membagun sangkarnya di pepohonan di dekat sungai ini,ikan pun beriak karena begitu baiknya air di sungai ini.Dan setiap jenis kehidupan lebih baik berkat keberadaan sungai ini.

Dan..aliran sungai Yordan mengalir terus ke selatan menuju ke laut ini.

Di laut ini,tak ada ikan yang berkeriapan,tak ada daun dan dahan-dahan yang rindang,tak ada suara burung berkicau,tak ada pula tawa ria anak-anak.Para pelancong dari berbagai penjuru lebih memilih rute lain,kecuali kalau urusannya mendesak.Udara di atas airnya berat,dan baik manusia maupun binatang takkan minum airnya karena kandungan garamnya yang sangat tinggi.

Apa sih yang membuat perbedaan besar di antara kedua laut yang berdekatan ini?

Apakah sungai Yordan yang pilih kasih dengan memberikan air yang baik kepada satu sungai dan memberikan air yang buruk kepada sungai yang lain?Bukan Sungai Yordan yang membuat perbedaan mencolok ini.Sungai Yordan mengalirkan air yang sama baiknya kepada kedua laut ini.Bukan pula tanahnya;bukan juga negara tempat dimana kedua laut ini berada.

Inilah bedanya…Laut Galilea menerima tetapi tidak menahan air dari Sungai Yordan.Setiap tetes yang mengalir ke dalamnya,ada tetesan yang mengalir keluar darinya.Menerima dan memberi berlangsung seimbang.

Laut yang satu ini lebih cerdik,ia menimbun pemasukannya dengan serakah.Laut ini takkan tergoda untuk bermurah hati.Setiap tetes yang diterimanya,ditahannya.

Begitu pula hidup ini.Kita harus membantu sesama kita,bekerja bersama,dan berbagi demi kebaikan bersama.Karena tidak ada ruginya membantu teman kita.Menolong tertolong,Memberi diberi.

Janganlah kita bersifat kikir yang ujungnya akan membuat kita sesak.Sesak di hati,sesak di jiwa.Berilah arti pada sesama,sebab kita tidak akan mencapai sesuatu apapun tanpa bantuan dan dorongan dari sesama.Kekikiran dan sifat ingin menang sendiri hanya akan membuat kita dijauhi.

Hiduplah seperti Laut Galilea yang memberi dan hidup,serta memberikan arti yang luar biasa bagi setiap yang ada di dekatnya.Jauhilah kehidupan seperti Laut Mati,menerima tanpa memberi dan tidak memberikan arti apa-apa,hidup hanya berdasarkan ego dan ambisi pribadi.

Ada dua tipe orang di dunia. Ada dua Laut di Palestina.

loading...